IMPLEMENTASI CASE-BASED REASONING UNTUK PENDUKUNG DOKTER JAGA DALAM MENDIAGNOSA PENYAKIT PADA RSU PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU

Ardian Nur Romadhan, Kusrini Kusrini

Abstract


Proses diagnosa dilakukan dengan memasukan kasus baru (target case) ke dalam sistem yang berisi pertanyaan gejala-gejala penyakit. Kasus-kasus (source case)   yang dipergunakan dalam sistem diperoleh dari catatan penanganan kasus diagnosa penyakit dari seorang dokter   umum. Sistem memproses kasus yang diajukan dengan menggunakan solusi pada kasus sebelumnya yang sudah ada di dalam sistem basis-data (case-base). Kasus dengan nilai gejala-gejala yang memiliki persamaan (similaritas) tertinggi akan diambil dan kemudian solusi dari kasus tersebut akan dijadikan solusi bagi kasus baru. Apabila kasus tidak dapat didiagnosa, maka akan dilakukan revisi. Proses revisi akan menghasilkan solusi yang telah dikembangkan dan disimpan ke dalam sistem untuk dijadikan pengetahuan baru (fresh knowlegde).

Sistem yang dihasilkan akan memberikan keluaran berupa kemungkinan penyakit dan saran pengobatan  yang  didasarkan  pada  persamaan  kasus baru  dengan  pengetahuan  yang  dimiliki  sistem. Sehingga membantu dalam pengambilan keputusan dengan lebih cepat dan akurat.


Full Text:

PDF

References


Stahl, Armin. 2004. Learning of Knowladge-Intensive Similarity Measures in Case-Based Reasoning www.dfki.de/web/forschung/.../renameFileForDownload?file_id... diakses pada tanggal 27 Mei 2013 pukul 07.15 WIB.

Kusrini, dan Emha taufiq Luthfi. 2009. Algoritma Data Mining. Yogyakarta: Andi.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.